Simulasi Rincian Cara Menabung Setelah Menikah

Banyak pasangan muda yang sedang mulai untuk belajar mandiri dengan hidup ngontrak atau telah memiliki rumah sendiri. Dengan belajar mandiri, tentunya Anda harus pintar cara menabung setelah menikah. Berikut ini adalah simulasi cara menabung setelah menikah dengan gaji di bawah Rp. 5 juta. 

Simulasi cara menabung pasutri yang sama – sama bekerja dan belum memiliki anak!

Jika suami Anda bekerja dengan gaji Rp. 1,9 juta per bulan dan istri bekerja dengan gaji Rp. 1,7 juta per bulan maka total gaji keduanya adalah Rp. 3,6 juta. Yuk, kita coba rinci: 

  • Belanja bulanan untuk konsumsi: Rp. 1,2 juta
  • Belanja bulanan untuk non konsumsi: Rp. 250 ribu
  • Menabung untuk jangka panjang: Rp. 500 ribu
  • Menabung untuk jangka pendek: Rp. 500 ribu
  • Menabung kontrakan atau kos bulanan: Rp. 500 ribu- Rp. 700 ribu  
  • Sisanya untuk tabungan lainnya yang mendadak seperti periksa, cek kehamilan dan servis kendaraan, beli susu atau lainnya.  

Setelah menikah, akan ada banyak kebutuhan dadakan seperti cek kehamilan, cek darah, resepsi teman kerja dan sebagainya. Kebutuhan yang paling rutin banyak adalah makanan setiap harinya, untuk itu Anda bisa memilih tempat belanja yang harganya terjangkau agar bisa menekan biaya belanja. Misalnya, Anda bisa belanja sekaligus untuk satu minggu terutama bumbu dapur yang awet, untuk sayuran terbilang masih murah, untuk lauk bisa memilih menu yang menjangkau dan sesekali boleh memilih lauk daging.  

Intinya, semakin banyak Anda menabung maka semakin bagus untuk persiapan segala kebutuhan yang mungkin akan terjadi. Ketika Anda mulai hamil tentukan juga tabungan untuk persiapan kelahiran buah hati mulai dari biaya persalinan, biaya perlengkapan bayi hingga kebutuhan periksa bayi. Cara yang baik untuk menabung bisa dengan 2 tempat yakni tabungan rumah dan tabungan di bank. Tabungan rumah digunakan untuk kebutuhan yang mendesak dan harus tunai sedangkan tabungan di bank prioritaskan untuk masa depan keluarga.  

Menabunglah sedari sebelum menikah yuk agar Anda terbiasa mengatur keuangan mandiri!


Posted

in

,

by

Tags: